mobil polisi lindas ojek online

ojek online
71 / 100 SEO Score
0
(0)

Insiden tragis yang menimpa Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) berusia 21 tahun, terjadi pada Kamis malam, 28 Agustus 2025 di kawasan Rumah Susun Bendungan Hilir II, Jakarta Pusat saat sedang berlangsung demonstrasi besar di depan gedung DPR/MPR. Affan tewas setelah terlindas oleh kendaraan taktis Brigade Mobil atau rantis Brimob milik kepolisian.

Kronologi peristiwa bermula saat Affan jatuh di tengah jalan ketika hendak mengambil ponselnya yang terjatuh akibat desakan kerumunan massa dalam suasana kericuhan. Kendaraan rantis Brimob yang melaju kencang tidak menghentikan lajunya dan menabrak Affan yang berusaha menghindar. Tubuh Affan terseret beberapa meter sebelum akhirnya massa berhasil menghentikan kendaraan tersebut dan menyelamatkannya. Affan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dalam kondisi kritis, namun sayang nyawanya tidak tertolong.

ojek online

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini dan mengatakan bahwa tujuh personel Brimob yang berada di kendaraan tersebut telah diamankan dan diperiksa. Pengemudi rantis yang telah diketahui bernama Bripka R beserta dengan enam anggota lainnya masih menjalani dengan proses pemeriksaan yang intensif.

Insiden ini sontak memicu gelombang protes dan kemarahan masyarakat yang menilai bahwa tindakan aparat terlalu brutal dalam menghadapi demonstrasi damai. Affan Kurniawan bahkan disebut sebagai “martir demokrasi” yang membawa gelombang dukungan besar dan menjadi simbol perjuangan masyarakat kecil dalam menuntut keadilan.

Demo yang awalnya damai berubah menjadi ricuh dan meluas di berbagai daerah, termasuk Bandung dan Makassar, sebagai bentuk solidaritas dan tuntutan agar aparat bertanggung jawab serta meninjau kebijakan penanganan massa.

Kematian Affan juga menjadi momentum penting bagi evaluasi dan reformasi kepolisian dalam mengelola pengamanan demonstrasi agar tidak menimbulkan korban jiwa di masa depan. Di sisi lain, dalam keluarga dan juga komunitas ojol menggalang dengan dukungan dan juga dalam advokasi agar kejadian serupa akan tidak terulang.

Berbagai media besar seperti Kompas, Tempo, Detik, BBC Indonesia, dan Metro TV telah memberitakan insiden ini secara mendalam dengan liputan langsung dan wawancara saksi serta pihak keluarga.

Kesimpulannya, peristiwa mobil polisi melindas pengemudi ojol Affan Kurniawan saat demo di DPR menjadi salah satu titik paling kelam dalam sejarah penanganan demonstrasi di Indonesia tahun 2025 dan mengingatkan pentingnya perlindungan hak peserta aksi damai.

tragis terjadi pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, ketika seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan berusia 21 tahun dilindas oleh mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob saat berlangsungnya demonstrasi di depan gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat. Affan terjatuh di tengah jalan setelah berusaha mengambil ponselnya yang terjatuh. Mobil rantis yang telah melaju kencang tidak akan sempat menghentikan lajunya dan juga menabrak tubuh Affan, yang telah terseret dengan beberapa meter sebelum massa berhasil telah menghentikan kendaraan tersebut dan juga menyelamatkan korban.

Affan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dalam kondisi kritis, namun sayang nyawanya tidak tertolong dan kemudian dinyatakan meninggal dunia. Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas insiden tersebut dan menyatakan bahwa tujuh polisi yang berada di dalam mobil rantis telah diamankan dan diperiksa. Sopir kendaraan, Bripka R, juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Peristiwa ini memicu kemarahan luas dari masyarakat dan pengunjuk rasa lain yang menganggap tindakan aparat kepolisian terlalu brutal dalam menghadapi demonstrasi damai. Affan Kurniawan disebut sebagai “martir demokrasi” dan menjadi simbol perjuangan masyarakat kecil untuk keadilan.

Demonstrasi yang dipicu oleh kejadian ini menyebar ke berbagai daerah di Indonesia seperti Bandung dan Makassar sebagai bentuk solidaritas dan tuntutan keadilan. Pemerintah dan kepolisian diminta meninjau dan memperbaiki cara pengamanan demonstrasi agar tidak ada lagi korban jiwa di masa depan.

Berita ini mendapat perhatian besar dari berbagai media nasional dan internasional dengan liputan mendalam, wawancara saksi dan keluarga korban. Luck365

Kejadian ini menjadi titik kelam dalam sejarah penanganan demonstrasi di Indonesia tahun 2025 serta pengingat akan pentingnya perlindungan hak warga yang menyampaikan aspirasi secara damai. stephenpalmer

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.