Real Madrid Pecat Xabi Alonso
meong365 – Real Madrid resmi mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso sebagai pelatih tim utama pada 12 Januari 2026, hanya sehari setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol di Arab Saudi.
Pemecatan Usai Final Piala Super Spanyol

Real Madrid telah mengumumkan bahwa Xabi Alonso “tidak akan lagi menjadi pelatih dalam tim utama”, dengan keputusan ini yang telah diambil berdasarkan dengan kesepakatan bersama antara klub dan juga sang pelatih.
- Keputusan ini langsung menyusul kekalahan 2–3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, yang membuat Madrid gagal meraih trofi pertama di era Alonso.
- Dalam pernyataan resminya, klub menyampaikan rasa hormat dan apresiasi tinggi kepada Alonso, menyebutnya sebagai legenda Los Blancos yang akan selalu punya tempat istimewa di hati Madridista.
Alasan di Balik Pemecatan
Meski Alonso sempat memulai karier sebagai pelatih Madrid dengan impresif (13 kemenangan dari 14 laga awal), performa tim dinilai belum cukup meyakinkan manajemen.
- Setelah kekalahan telak 2–5 dari Atletico Madrid pada September 2025, Madrid memasuki periode sulit, dengan hanya dua kemenangan dalam delapan pertandingan.
- Meski sempat bangkit dengan lima kemenangan beruntun, peningkatan tersebut dianggap belum cukup untuk menjamin masa depan Alonso, terutama karena Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen LaLiga.
- Selain itu, Alonso dikabarkan kesulitan menghadapi tim bertahan rapat, dan tim dinilai kerap tampil tanpa energi serta persiapan fisik yang dipertanyakan.
Permintaan Transfer Tak Terpenuhi
Masalah lain yang mempercepat kepergian Alonso adalah ketidaksesuaian visi dengan manajemen klub soal transfer.
- Alonso meminta klub mendatangkan gelandang pengatur permainan murni, tetapi permintaan utamanya, Martin Zubimendi, justru bergabung dengan Arsenal.
- Madrid hanya mendatangkan Franco Mastantuono, yang belum bisa menggantikan peran sentral Luka Modric yang sudah hengkang, sehingga lini tengah Madrid kehilangan figur pengatur serangan yang diandalkan Alonso.
Pengganti: Álvaro Arbeloa
Setelah Alonso pergi, Real Madrid menunjuk mantan bek mereka, Álvaro Arbeloa, sebagai pelatih kepala untuk sementara waktu.
- Arbeloa, yang sebelumnya menangani tim akademi Madrid, dinilai memahami kultur internal klub dan dianggap sosok yang tepat untuk menstabilkan situasi.
- Tugas utamanya adalah membawa Madrid kembali ke jalur kemenangan dan memperbaiki performa tim di LaLiga dan Liga Champions.
Dampak bagi Xabi Alonso
Pemecatan ini menandai akhir singkat era Alonso di Madrid, yang hanya bertahan kurang dari satu tahun sebagai pelatih tim utama.
- Meski gagal di Madrid, Alonso tetap dihormati sebagai legenda klub, dan masa depannya sebagai pelatih di level elite Eropa masih menjadi sorotan, dengan sejumlah klub besar dikabarkan tertarik meminangnya. stephenpalmer
- Pemain-pemain seperti Kylian Mbappe dan rekan-rekan lainnya juga menyampaikan pesan perpisahan kepada Alonso, mengakui kontribusi dan dedikasinya selama di Madrid. Luck365

