Banjir Jakarta 12 Januari 2026 – Genangan Meluas, 28 RT & 44 Ruas Jalan Terdampak
meong365 – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak dini hari Senin, 12 Januari 2026, menyebabkan banjir dan genangan di sejumlah wilayah ibu kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 12.00 WIB, terdapat 28 RT dan 44 ruas jalan yang tergenang air, dengan ketinggian bervariasi dari 10 cm hingga 95 cm.
Wilayah Terdampak

Genangan paling parah terjadi di Jakarta Selatan, yang menyumbang 19 RT terdampak. Kelurahan Pela Mampang menjadi salah satu titik paling parah, dengan 9 RT tergenang air setinggi sekitar 50 cm. Kelurahan lain di Jakarta Selatan yang terdampak antara lain Cilandak Barat, Pondok Labu, Cipete Utara, Duren Tiga, dan Cilandak Timur, dengan ketinggian air antara 40–95 cm, terutama akibat luapan Kali Krukut dan curah hujan tinggi.
Jakarta Barat juga terdampak, dengan 6 RT tergenang di Kelurahan Kedaung Kali Angke (3 RT, ketinggian 70 cm) dan Rawa Buaya (3 RT, ketinggian 50 cm). Jakarta Timur mencatat 1 RT tergenang di Kelurahan Rawa Terate (40 cm), sementara Jakarta Utara terdapat 2 RT tergenang di Kelurahan Tanjung Priok (20 cm).
Jalan-Jalan yang Terendam
Sebanyak 44 ruas jalan di Jakarta tergenang, menyebabkan kemacetan parah dan mengganggu aktivitas warga. Beberapa titik genangan di jalan antara lain:
- Jalan Anggrek, Kelurahan Rawa Badak Utara
- Jalan Walang Baru VII A, Kelurahan Tugu Utara
- Jalan Rorotan 10, Kelurahan Rorotan
- Jalan Delta, Kelurahan Serdang
- Jalan Pelita No. 13, Kelurahan Lubang Buaya
- Jalan Depsos/Hadjidji, Kelurahan Rambutan
Ketinggian air di jalan-jalan tersebut berkisar antara 10–50 cm, dengan penyebab utama adalah curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut di beberapa titik.
Penyebab dan Kondisi
BPBD DKI menjelaskan bahwa genangan terjadi karena hujan lebat yang turun sejak dini hari, ditambah luapan Kali Krukut di kawasan Jakarta Selatan. Tinggi muka air (TMA) di sejumlah pintu air juga meningkat, dengan beberapa pos mencapai status siaga 2–3, menandakan potensi banjir yang cukup tinggi.
Kondisi genangan di semua titik masih dalam penanganan, dengan petugas gabungan dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat yang dikerahkan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan tali air berfungsi dengan baik.
Upaya Penanganan dan Imbauan
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan, terutama di kawasan rawan banjir. Pihaknya terus memantau kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan penanganan bersama lurah, camat, serta instansi terkait. stephenpalmer
Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat, dan BPBD mengingatkan warga untuk segera menghubungi nomor darurat 112 jika membutuhkan bantuan dalam keadaan darurat. Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam non-stop. Luck365

