Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Erick Thohir, memimpin rapat tim review finalisasi potensi medali Indonesia menjelang SEA Games 2025 di Thailand.
Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Erick Thohir, memimpin rapat tim review untuk finalisasi potensi medali Indonesia di SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand. Rapat yang digelar pada 13 November 2025 di Jakarta ini melibatkan pakar, praktisi olahraga, serta perwakilan dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan jajaran Kemenpora.

Tim review bertugas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap cabang olahraga yang memiliki potensi medali, menimbang ulang target tiap federasi, dan menetapkan angka yang realistis sebelum diumumkan secara resmi kepada publik. Rapat ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan peluang Indonesia mempertahankan posisi tiga besar di SEA Games 2025, sesuai dengan capaian pada SEA Games Kamboja 2023 ketika Indonesia meraih 87 medali emas, 80 perak, dan 109 perunggu.
Namun, Erick Thohir mengungkapkan bahwa tantangan di SEA Games 2025 jauh lebih sulit karena Indonesia kehilangan peluang meraih sekitar 41 medali emas akibat sejumlah nomor unggulan tidak dipertandingkan oleh tuan rumah Thailand. Akibatnya, potensi perolehan medali emas Indonesia saat ini hanya sekitar 46, yang jauh di bawah batas minimal 82 medali emas yang dibutuhkan untuk menjaga posisi tiga besar.
Dalam rapat tersebut, Erick menegaskan bahwa hanya atlet terbaik yang akan diberangkatkan untuk mewakili Indonesia, agar dapat meraih prestasi maksimal. Ia juga meminta federasi olahraga untuk bersikap terbuka dan jujur terhadap kemampuan sebenarnya, sehingga target medali yang dipatok dapat dicapai dengan realistis.
Erick menekankan pentingnya transparansi dalam menetapkan target medali emas. Ia menyampaikan bahwa target semula yang diperkirakan sekitar 78 medali emas telah dinaikkan setelah dilakukan analisis dan review lebih dalam, menjadi maksimal sekitar 90 medali emas. Hal ini memperlihatkan komitmen pemerintah dan pengurus olahraga nasional untuk terus meningkatkan prestasi Indonesia di ajang multievent Asia Tenggara tersebut.
Erick Thohir juga menyampaikan harapan agar kebijakan dan keputusan terkait persiapan SEA Games segera diumumkan secara konkret kepada publik dalam waktu dekat agar memberikan kejelasan bagi atlet, pelatih, dan pemangku kepentingan lainnya.
Menurut Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, hasil kajian terhadap 52 cabang olahraga yang diproyeksikan tampil di SEA Games menjadi dasar utama penentuan atlet yang akan diberangkatkan. Evaluasi ini dilakukan berdasarkan tren performa para atlet nasional dalam beberapa edisi sebelumnya, termasuk keberhasilan menampilkan hasil terbaik di SEA Games Kamboja 2023.
Tim review juga menilai cabang olahraga unggulan seperti bulu tangkis, atletik, renang, dan esports yang berpotensi menyumbang medali emas terbanyak. Oleh karena itu, pengawasan dan pembinaan intensif terhadap cabang-cabang tersebut menjadi prioritas untuk memastikan Indonesia dapat bersaing dan meraih hasil optimal.
Kesimpulannya, rapat finalisasi potensi medali Indonesia di SEA Games 2025 yang dipimpin Erick Thohir menunjukkan pendekatan yang sangat matang dan realistik dalam mempersiapkan kontingen. Meskipun adanya tantangan dan pengurangan nomor pertandingan memangkas peluang medali, semangat dan komitmen untuk mempertahankan posisi tiga besar tetap menjadi motivasi utama bagi seluruh pihak terkait. Luck365
Indonesia akan mengandalkan atlet terbaik dan evaluasi menyeluruh untuk menjaga prestise di panggung olahraga regional, sekaligus menjadi ajang persiapan menuju kompetisi yang lebih tinggi di masa depan. stephenpalmer

