Presiden Prabowo Subianto direncanakan melanjutkan kunjungan resmi ke Ottawa, Kanada, pada tanggal 24 September

Prabowo subianto
66 / 100 SEO Score
0
(0)

Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, dijadwalkan melanjutkan kunjungan resminya ke Ottawa, Kanada, pada tanggal 24 September 2025. Dalam kunjungan ini, Prabowo akan menyaksikan penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA), sebuah perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif yang diharapkan membuka peluang besar bagi perluasan kerja sama perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Prabowo subianto

Kunjungan ke Kanada ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan internasional yang juga meliputi singgah di Osaka, Jepang, dan menghadiri Sidang Umum PBB ke-80 di New York, Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa kehadiran Presiden Prabowo di Ottawa bertujuan memperkuat hubungan bilateral dan menandai komitmen bersama dalam meningkatkan perdagangan, investasi, serta kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

Perjanjian ICA-CEPA yang akan ditandatangani ini merupakan hasil dari proses panjang perundingan selama dua setengah tahun dan dirancang meningkatkan akses pasar produk-produk Indonesia ke Kanada, termasuk produk unggulan seperti teh, kertas, produk kayu olahan, makanan olahan, sarang burung walet, serta kelapa sawit. Sementara itu, sektor jasa dan investasi telekomunikasi, konstruksi, pariwisata, dan transportasi juga mendapat perhatian khusus guna memperluas peluang bisnis bagi para pelaku usaha.

Dengan nilai perdagangan bilateral yang mencapai sekitar 1,4 miliar dolar AS, perjanjian ini diyakini dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan membuka jalan bagi liberalisasi tarif sebesar 90 persen untuk berbagai produk ekspor ke Kanada. Pemerintah Indonesia juga menargetkan implementasi perjanjian ini mulai berlaku pada tahun 2026, setelah penandatanganan resmi.

Kunjungan Prabowo Subianto ke Kanada juga menandai upaya diplomasi ekonomi yang intensif untuk mengoptimalkan posisi Indonesia di kancah perdagangan dunia, memperkuat kemitraan strategis dengan negara-negara maju, dan mendukung program transformasi ekonomi nasional yang tengah dijalankan.

Setelah Kanada, Presiden akan melanjutkan perjalanan resmi ke Belanda, di mana ia dijadwalkan bertemu dengan Raja Willem-Alexander dan membahas peluang kerja sama bilateral yang lebih luas.

Menteri Luar Negeri Sugiono berharap rangkaian kunjungan ini berjalan lancar dan membawa hasil yang produktif serta bermanfaat nyata bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Rangkaian kunjungan ini bersamaan dengan agenda penting Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB ke-80 di New York, di mana ia akan menyampaikan pidato mengenai isu perdamaian dunia dan peran Indonesia dalam perdamaian serta pembangunan global.

Kunjungan resmi ke Ottawa yang diagendakan pada 24 September 2025 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempererat hubungan ekonomi dan diplomasi di wilayah Amerika Utara, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui akses pasar yang luas dan kemitraan strategis. Luck365

Dengan agenda yang penuh makna ini, Presiden Prabowo menunjukkan bahwa selain fokus dalam negeri, Indonesia juga terus aktif dan berpengaruh dalam perpolitikan dan ekonomi global. stephenpalmer

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.